Cerita awal mula Lemaknyo

Awal tahun 2015 kita mencoba memulai start -up bernama Lemaknyo.com

Melalui Lemaknyo.com kami ingin agar kuliner di kota Palembang semakin di kenal oleh banyak orang, baik di dalam kota Palembang maupun di luar Palembang. Sekitar di bulan Mei 2015, saat itu di medsos mengenai kuliner masih sedikit . Akhirnya kita memutuskan untuk fokus ke media sosial seperti instagram, facebook, youtube dan twitter.

Untuk instagram, kita mulai dengan akun pribadi (dibuat tahun 2013) yang kita sepakati untuk berganti nama menjadi lemaknyo, untunglah saat itu masih available nama akun tersebut 😀 Begitu juga dengan youtube, dengan nama Lemaknyo.

2013 lahirlah akun instagram ini

Juni 2019

Sambil berjalannya waktu, mulai mengisi konten di instagram dan makin hari makin bertambah jumlah followers dan likes. Dan dibarengi adanya invitation dari beberapa resto dan untuk pertama kalinya ada event Gathering dengan foodies di Palembang. Makin semangat untuk mencari konten – konten dan informasi promo kuliner di kota Palembang. Seperti yang namanya hidup, sebegai content creator untuk instagram tidak semulus itu, ada kendala di feeds instagram, yang menjadi gak karuan karena tampilannya kebanyakan repost konten promo daripada fotoan sendiri. 🙁 Dan pada akhirnya kita vakum selama 3 bulan karena harus  keluar kota juga. ><

Langkah awal memulai sebagai Foodies

Foodies itu siapa sih? Kerjaannya ngapain sih?

Foodies itu orang yang suka kulineran, icipin ini itu dengan mengeluarkan kocek sendiri (pada awalnya). Dan biasanya berlanjut dari seorang foodies menjadi seorang foodstagram, apalagi di era modern sekarang ini. Ketemu apapun pasti di posting. Nah, apa sih dan siapakah foodstagram ini?? Foodstagram sendiri hampir sama seperti foodies, bedanya tipe foodstagram ini meng-upload foto hasil kulinerannya di media social terutama instagram. Itulah kenapa dibagian belakangnya ada embel – embel “stagram” dari kata instagram.

Pada saat itu, kami memulai sebagai Foodstagram terlebih dahulu. Tipe foodstagram yang bisa dikatakan “terlalu niat” pada masanya, karena baru bikin akun media social Lemaknyo saja, kami sudah mengeluarkan kocek yang tergolong lumayan untuk membeli kamera DSLR. Mulai belajar secara otodidak dari cara pengambilan foto makanan, minuman dan tidak tanggung – tanggung, kami langsung memulai project video juga. Bisa lihat di Youtube video pertama kami untuk sebuah resto 😀

Sampai saat followers instagram Lemaknyo mencapai 25.000 pada tahun 2018, kami memutuskan untuk menerima iklan berbayar. Jadi selama 3 tahun sebelumnya kami tidak menetapkan tarif, owner yang punya usaha fnb cukup mengeluarkan produknya saja yang mau dipostingkan ke media sosial. Kenapa pada akhirnya kami menetapkan tarif? Kami sadar makin hari teknologi semakin maju dan kami sebagai foodstagram sudah pasti harus meng-upgrade properti kami dari kamera, lighting, pernak – pernik untuk mempercantik foto klien 😀 Awalnya memang merupakan keputusan yang berat, rasa tidak enak hati dalam menetapkan tarif sempat maju mundur. Tapi pada saat itu kalau kami tidak menetapkan tarif, kemungkinan besar insight media sosial kami tidak akan mengalami kemajuan yang pesat. Karena sistem di media sosial, jika tampilan foto sendiri tidak menarik atau menggugah selera, bagaimana bisa calon klien dan klien akan melirik seorang foodstagram. Ya gak? ^^

Makin hari, makin banyak akun media sosial kuliner yang bermunculan, menarik sekali. Jadinya bikin kita tidak di zona nyaman terus. Memutar otak manakah iklan yang lebih efektif untuk klien, apakah bisa berdampak yang sangat besar untuk sang klien? Menarik bukan?

Lanjutttt…

Kuliner di kota Palembang makin beragam

Kota Palembang, di tahun 2018 benar – benar dihujani beraneka ragam kulineran yang bikin kalap dan mulai Brand – Brand besar pun juga berdatangan. Ditambah lagi sudah banyak yang paham tentang iklan (bahasan jenis – jenis iklan ada di highlight / sorotan di instagram Lemaknyo yah, akan aku tulis juga di blog :D) dan kebanyakan mengenal kami sebagai Food Blogger. Wahhhh.. asikk yahh..

Muncul lagi panggilan baru, yang bikin kami harus meng-upgrade konten Lemaknyo. Btw, di tulisan ini udah berapa kali kata “meng-upgrade” muncul? Hayoooo.. :))

Dari Foodstagram menuju Food Blogger

November tepatnya di tahun 2018, kami memutuskan membuat Blog Review. Pasti pada bingung, loh ci dari awal bukannya udah punya blog? Dari awal kami memang punya situs website, ya website Lemaknyo.com namanya, tetapi isinya bukan review melainkan lebih ke Food Directory (list kulineran yang ada di Palembang dari segi lokasi, harga, rating, tipe fnbnya). Website dan Blog itu berbeda ya teman – teman, sayangnya masih banyak yang menyamakan keduanya. Simplenya, blog bisa dikembangkan menjadi website. Sedangkan website tidak bisa menjadi blog.

Okeehhh.. balik ke blog lagi yah, tereeereeennggg…. Inilah blog yang di maksud, dengan domain blog.fairycraft.id. Ada yang merasa aneh yah dengan namanya? So, blog ini merupakan sub domain dari fairycraft.id yang dulu aku pakai untuk kegiatan online shop ku (Sekarang sedang off nih, hanya menjual alat dan bahannya saja. Loh jadi promosi :))). Lalu kita kembangkan lagi ke daily blog, jadi di blog ini gak cuman konten food aja, tapi juga ada beauty. Dan kegiatan apapun yang sedang dan pernah aku ikutin 😀 (Mudah  – mudahan temen – temen gak bosen ya baca semua tulisanku hehe).

Terima kasih temen – temen yang sudah membaca tulisan seorang foodies yang sekarang menjadi content creator baik di food maupun beauty dan akan terus belajar terus dengan mengikuti zaman ini :))

Sekarang tepatnya awal Juni 2019 merupakan anniversary Lemaknyo yang ke 4 tahun. Semakin bersyukur dan sangat berterima kasih kepada teman – teman yang sudah mempercayakan Lemaknyo dalam hal promosi, konsultasi branding dan mengisi event seminar, talk show maupun radio. Semoga tetap terjalin hubungan yang makin hari makin baik dan Lemaknyo akan memberikan yang terbaik buat temen – temen semua. ^^

Cara mengambil foto yang baik dan media sosial

Women Will 2019

 

Salam hangat,

Flo (Lemaknyo)

Pratista Centella Series and Brigthening Facial Wash
PREVIOUS POST
Cerita awal mula Lemaknyo
NEXT POST
  1. Amalia says:

    boleh nih kalau lg jalan jalan ke palembang, baca baca info dari blog kamu aja

  2. Resty says:

    Waww…bermanfaat sekali niih informasinya…jadi laper nih

  3. Nur Arviani says:

    seru banget ya ka perjalanannya, contentnya juga menarik jadi ga heran kalo pengikutnya pun banyak
    aku sendiri suka banget ngeliatin makanan yg suka lewat si feed , bikin nafsu makan naik hhehe

  4. Luella Artistry says:

    Waaaah ga kerasa udh ke 4 tahun lagi ya.. happy anniversary btw. Semoga ke depan nya bisa semakin maju lagi dan kompak… amiin

  5. Lily Kanaya says:

    Wah selamat ya mba, happy anniversary ke 4…btw hasil jerih payahnya terbayarkan sudah ya 🙂

  6. Gita says:

    Seru banget kisah perjalanannya.. tetep konsisten yah kaaak , suka banget sama kontennyaa

  7. Yesi Rulianis says:

    Enak ya kak jadi bisa icip sana sini. Kalau bisa semua daerah di icip-icip juga kak

  8. Yesi Rulianis says:

    Enak ya kak jadi bisa icip sana sini. Kalau bisa semua daerah di icip-icip juga kak

  9. Yesi Rulianis says:

    Enak ya kak jadi bisa icip sana sini. Kalau bisa semua daerah di icip-icip juga kak

  10. Selvijua says:

    Jadi tau apa aja makanan khas palembang nih, bisa nantj aku follow instagramnya buat dapatin informasi mengenai kuliner palembang

  11. Mellisa says:

    Keren tujuannya, untuk lebih mengenalkan kuliner di kota Palembang. Aku juga kadang pengen deh rasanya jadi food blogger, tapi masih jadi pertimbangan. Hehe

  12. Areacewe.com says:

    Wah wahh lengkap nih sejarahnya. Apa sih arti lemaknyoo?

  13. Tukang Jalan Jajan says:

    Pasti seru banget nih. sekumpulan oran orang yang doyan kuliner. Berkumpu jadi satu dan membuat Palembang makin hits dengan makanannya. seru banget pastinya

  14. Rima Angel says:

    Aku kira Lemaknyo apaan tadi ternyata start up ya. Wah keren banget sih ini.

  15. Ria Kurniasih says:

    Wah makin banyak aja nih ragam kuliner di Palembang. Semoga bisa ke sana lagi dan nyobain makanan di Lemaknyo

  16. Tika Samosir says:

    Boleh banget nih dilihat ya kulinernya palembang. Langsung cek ah ke instagramnya,

  17. Grandys says:

    Menginspirasi banget ci, semoga suatu saat bisa k Palembang dan ingin belajar banyak dari cici nih soal membangun branding sebagai foodies yg super kece ini

  18. Stafana Charis | www.stafana.com says:

    yang hobi makan mah ga kesusahan ya kalo mau jadi food blogger ehehe, tp skill motonya perlu banget ga cuma jago makan hihi

  19. Resty says:

    Waw…kuliner palembang yaa…enak nih klo punya banyak tmn yang sehoby gini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *