5 Fakta Flo Fairy

Okeeehhhh gaes… Jumpa lagi dengan Flo Fairy di sini… 😀

Tanpa berlama – lama lagi, yuk langsung saja kita ke 5 fakta mengenai Flo Fairy

1. Rajin membuka media sosial

Media sosial sudah menjadi teman hidup seperti yang sudah saya tulis di blog sebelumnya, bisa di baca di sini. Mengapa? Karena saya bebas ngobrol tanpa batas dengan teman maupun kerabat dan bisa sambil ngerjain pekerjaan lain seperti pekerjaan rumah, kelebihannya bisa cepat beres eim dibanding tatap muka, kita harus selalu memperhatikan lawan bicara agar tidak dianggap tidak sopan.

2. Pendiam

Dari dulu kecil sampai SMA sebenarnya pendiam pake bangettttt deh, sampai guru pun nanyain ke orang tua saya begini “Bu, ini anaknya memang pendiam seperti ini ya?”. Di jawab sama mama saya, biasa aja Pak sebenarnya, tapi memang agak pendiam kalau dibandingkan dengan teman – temannya yang lain. Gak bakalan ajak ngobrol duluan kalau gak di tanya dan kalo ditanya jawabnya singkat -singkat saja.

Yaaaa… begitulah seorang Flo dulunya. Beranjak dewasa, sewaktu mau memasuki dunia perkuliahan pun menyadarkan saya. Dikarenakan harus berjuang sendiri di kota lain alias merantau, jauh dari orang tua membuat saya harus bisa berubah. Untuk tidak terlalu cuek dengan sekitar dan berani bertanya.

3. Receh

Suka banget sama hal – hal yang lucu, mungkin karena sudah lelah dengan dunia nyata hahahha, terkadang lelucon receh saja bisa membuat saya terbahak – bahak sampai mengeluarkan air mata >.< Contohnya curhatan orang di sosial media tentang cilor yang dibelinya saat di sekolah (ini linknya). Apakah kalian juga receh?? 😀

4. Pantang menyerah

Sampai detik ini, saya masih semangat untuk belajar dan terus belajar di kehidupan saya ini. Baik dari membangun karakter saya sendiri dan keluarga kecil saya. Serta mendalami hobi yang saya sukai seperti kerajianan tangan Clay, bisa baca selengkapnya disini (link).

5. Pelupa

Bertambahnya umur bisa menjadi salah satu penyebab munculnya si “pelupa” ini. Ditambah banyaknya pikiran serta kewajiban yang harus dijalani, rasanya membuat saya merasakan semuanya harus bisa saya kerjakan sekaligus. Sampai – sampai pernah satu kali saya lupa apa yang saya kerjakan di satu harian itu, saya makan apa dan sebagainya tidak ada satupun yang saya ingat. Huaa… menyeramkan sekali. Untunglah hanya terjadi satu kali dalam hidup saya sampai saat ini.

Reminder for my self “sesibuk apapun, sekeras apapun cobaan yang sedang dihadapi, saya harus tetap waras hehhehe”.

 

 

 

Tentang Media Sosial
PREVIOUS POST
5 Barang yang selalu ada di tas
NEXT POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *